Komite Sekolah Al Hikmah melaksanakan kegiatan silaturahim ke SMP Al Hikmah Surabaya pada Rabu, 29 Juli 2026. Bertempat di Ruang Rapat SMP Al Hikmah Surabaya, kegiatan ini menjadi forum komunikasi dan sinergi antara komite dan sekolah untuk membahas program dan pengembangan sekolah pada Tahun Ajaran 2026/2027.
Kepala SMP Al Hikmah Surabaya, Ustadz Abu Said Qhodri, menegaskan bahwa arah pengembangan sekolah pada tahun ajaran 2026/2027 mengusung semangat “Empowering & Impactful” atau berdaya dan berdampak.
Menurutnya, sekolah tidak harus selalu menghadirkan banyak inovasi baru. Program yang sudah berjalan perlu terus diberdayakan, diperkuat, dan dievaluasi agar manfaatnya semakin nyata bagi siswa.
Semangat tersebut tercermin melalui berbagai program, seperti Eco Green School, Pearson Curriculum, Generation Global, penguatan pembelajaran Al-Qur’an, portofolio prestasi, STEM Project, pendidikan akil baligh, program kepemimpinan, hingga pendampingan studi lanjut.
Penguatan kemampuan bahasa Inggris menjadi salah satu program penting SMP Al Hikmah Surabaya pada tahun ajaran ini. Karena itu, pada tahun ajaran 2026/2027 sekolah mulai menerapkan leveling test by Pearson bagi seluruh siswa.
Program ini diharapkan dapat membantu sekolah melakukan pemetaan kemampuan bahasa Inggris siswa secara lebih objektif. Untuk siswa kelas 9 reguler akan dilakukan tes TOEFL, sedangkan khusus siswa kelas 9 Internasional akan mengikuti Cambridge Test.
SMP Al Hikmah Surabaya juga menggandeng Generation Global, salah satu organisasi di bawah ekosistem International Baccalaureate (IB), untuk terus mengembangkan pendidikan berwawasan internasional.
Program tersebut memberikan kesempatan kepada siswa untuk berkomunikasi dan berdiskusi dengan siswa dari berbagai negara dengan mengangkat isu-isu global dan Sustainable Development Goals (SDGs). Langkah ini akan diperkuat melalui Global Conference pertama untuk siswa kelas 8 dan 9 Internasional yang dijadwalkan pada 4 Agustus 2026.
Program tersebut diharapkan menjadi pengalaman bagi siswa dalam membangun kemampuan komunikasi, kolaborasi, berpikir kritis, sekaligus memahami perspektif global.
Silaturahmi Komite Sekolah dan SMP Al Hikmah Surabaya juga membahas tantangan perkembangan siswa pada usia peralihan dari anak-anak menuju remaja.
Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan, Ustadzah Susiani, menyampaikan bahwa pendampingan siswa tidak hanya berkaitan dengan akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan kebiasaan baik.
Program konseling dan home visit 100 persen terus diperkuat untuk memahami kondisi siswa dan pola asuh di rumah. Dengan demikian, sekolah dapat membangun pendekatan pendidikan yang lebih sesuai dengan kebutuhan masing-masing siswa.
Selain itu, sekolah akan memperkuat pendidikan akil baligh yang mencakup pembelajaran tentang adab, cara berbicara, cara berpakaian, dan cara bermedia sosial secara bijak.
Penanaman karakter tidak dapat dipisahkan dari keteladanan guru. Karena publikasi nilai-nilai positif yang paling efektif adalah melalui keteladanan guru. Ketika guru menunjukkan perilaku positif, siswa diharapkan memberikan respons yang sama dalam kehidupan sehari-hari.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya membangun budaya disiplin dan keteladanan di lingkungan sekolah.
Dengan kolaborasi yang kuat antara sekolah, orang tua, komite, yayasan, guru, dan seluruh warga sekolah, SMP Al Hikmah Surabaya terus berkomitmen menghadirkan pendidikan yang unggul, berkarakter, berprestasi, berwawasan global, serta mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat.