03 Sep 2025 | 17:42

Yayasan Abul Yatama Semarang Belajar Konsep Pendidikan ke YLPI Al Hikmah Surabaya

Komitmen untuk terus belajar dan berkembang dalam dunia pendidikan ditunjukkan oleh Yayasan Abul Yatama Semarang. Sebanyak 20 orang tamu berkunjung ke YLPI Al Hikmah Surabaya untuk mendalami Konsep Pendidikan Al Hikmah, sekaligus memperkuat ikatan sebagai sekolah mitra, pada Rabu (03/9/2025).

Kehadiran mereka disambut langsung oleh Ketua Pengurus YLPI Al Hikmah Surabaya, Dr. Mohammad Zahri, M.Pd., beserta ustadzah Endah Yuliani, S.Si. Kepala Departemen Perencanaan dan Pengembanga, ustadzah Hernawati Kusumaningrum, M.Pd., Kepala Departemen Marketing Komunikasi Kerjasama dan Layanan Umum, dan usatdz Mim Saiful Hadi, M.Pd, Kepala Departemen Pembinaan Akhlak Karimah dan KeAlHikmahan.

Rombongan tamu terdiri dari pengurus Yayasan Aburiyatama, serta pimpinan di unit-unit Lembaga Pendidikan Islam Hidayatullah Semarang yang terdiri dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah, dan kepala divisi.

Dalam sambutannya, ustadz Zahri berkata tentang pentingnya arah dan perencanaan yang jelas dalam mengelola lembaga pendidikan. “Ada dua hal penting yang harus selalu dipikirkan. Pertama, menentukan tahapan arah yang kita tuju. Perencanaan jangka panjang sekarang semakin pendek jangkanya, ada yang hanya 2-3 tahun, bahkan ada yang bilang 1 tahun saja,” ungkapnya.

Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa lembaga pendidikan harus fokus pada kunci-kunci kualitas yang ingin dicapai dalam 1–3 tahun ke depan. “Prosesnya harus jelas, dan fokus kepala sekolah jangan terlalu banyak dihabiskan untuk urusan administrasi, tetapi lebih pada pengembangan kualitas,” tambahnya.

Menurut ustadz Zahri, keberhasilan lembaga pendidikan tidak hanya ditentukan oleh sistem, tetapi juga oleh sumber daya manusia yang ada di dalamnya. Karena itu, guru dan koordinator harus lebih diberdayakan. “Para guru harus diberdayakan agar pekerjaan selesai sekaligus orangnya tumbuh. Pertumbuhan inilah yang sangat penting untuk keberlangsungan organisasi,” jelasnya.

Di akhir penyampaiannya, ustadz Zahri menekankan bahwa menumbuhkan SDM bukan perkara mudah, bahkan bisa lebih menantang dibanding membangun sistem. Namun, hal ini merupakan PR penting yang harus diperhatikan agar sekolah dapat terus berkembang.

Kunjungan Yayasan Abul Yatama Semarang ini tidak hanya menjadi ajang berbagi ilmu dan pengalaman, tetapi juga mempererat hubungan sebagai sekolah mitra. Harapannya, ilmu yang diperoleh dapat diaplikasikan dengan baik dalam mengembangkan kualitas pendidikan di Semarang.

Topik Berita
Kunjungan Tamu