Prestasi membanggakan kembali ditorehkan murid SD Al Hikmah Surabaya. Sabanta Juman Abiyyu, murid kelas 2 SD Al Hikmah Surabaya, berhasil meraih medali emas dalam ajang Hong Kong International Mathematical Olympiad (HKIMO).
Meski masih duduk di bangku kelas 2 SD, Juman menunjukkan kemampuan matematika yang luar biasa. Dalam kompetisi tersebut, ia mampu menyelesaikan soal-soal matematika yang tingkat kesulitannya setara dengan materi yang umumnya dipelajari murid kelas 5 dan 6 SD.
Di balik prestasinya, Juman memiliki kebiasaan belajar yang unik. Sang ibu, Giska Wulan Kurnia, menceritakan bahwa Juman telah menunjukkan ketertarikan terhadap angka dan matematika sejak usia dini.
“Juman mulai menunjukkan kemampuannya sejak usia 1 tahun 8 bulan. Saat itu, dia sudah hafal Surat An-Naba yang ayatnya ada 20. Surat yang bahkan saya sebelumnya tidak tahu ada di Al-Qur'an,” ungkap bu Giska.
Dalam perjalanan prestasinya selama satu tahun terakhir, Juman telah mengoleksi sejumlah penghargaan di bidang matematika. Ia mengawali prestasinya dengan meraih juara pada Kompetisi Nasional Sempoa SIPNAS 2024. Setelah itu, kepercayaan dirinya semakin tumbuh untuk mengikuti berbagai kompetisi matematika lainnya.
Juman berhasil meraih medali perak pada World Mathematics Invitational (WMI) 2026 dan medali perak pada Thailand International Mathematical Olympiad (TIMO) Final Round 2025–2026.
Aktivitas berhitung juga menjadi salah satu cara untuk melatih konsentrasi Juman. Orang tua pun terus memberikan stimulasi melalui berbagai aktivitas edukatif, mulai dari membaca, berhitung, hingga permainan edukatif dengan tingkat kesulitan yang sesuai dengan usianya.
Setelah memasuki jenjang SD, kemampuan Juman semakin terasah. Dalam keseharian, sang ibu kerap memberikan soal-soal matematika sederhana, termasuk ketika perjalanan pulang dan berangkat sekolah.
Kegigihan Juman akhirnya membuahkan hasil melalui prestasi di HKIMO. Raihan medali emas tersebut menjadi bukti bahwa dengan dukungan yang tepat, ketekunan, serta kesempatan untuk mengembangkan potensi, setiap anak dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Prestasi Juman menjadi kebanggaan bagi keluarga besar SD Al Hikmah Surabaya sekaligus menjadi inspirasi bahwa kemampuan dan potensi anak dapat tumbuh melalui proses yang sesuai dengan karakter, minat, dan keunikannya masing-masing.
Murid di Al Hikmah diarahan untuk memahami bahwa prestasi bukan hanya tentang seberapa banyak medali yang diraih, tetapi juga tentang proses belajar, keberanian mencoba, dan dukungan yang membuat seorang anak terus berkembang.