Al Hikmah Spiritual Journey of Leader
Membentuk pemimpin masa depan yang berkarakter Qur’ani membutuhkan proses pendidikan yang menyentuh iman dan akidah, ilmu, serta pengalaman hidup. Seperti yang dijelaskan dalam QS. Ali Imran ayat 159, bagaimana Rasulullah memberikan tauladan menjadi pemimpin yang santun dan lemah lembut.
Inilah latar belakang diselenggarakannya Al Hikmah Spiritual Journey of Leader oleh SMA Al Hikmah Surabaya, sebuah program yang bertujuan menanamkan nilai kepemimpinan Qur’ani kepada siswa melalui pengalaman ibadah dan pembinaan karakter secara langsung.
Kegiatan ini diikuti oleh 11 siswa kelas 12 Sains Quran, berlangsung pada 9–17 Desember 2025 dan dilaksanakan di dua kota suci umat Islam, kota Madinah dan kota Makkah. Dengan mengangkat tema “Spiritual Leader with Qur’anic Character”.
Program ini dirancang sebagai ikhtiar sekolah dalam menyiapkan generasi pemimpin masa depan yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kokoh secara spiritual, berkarakter Qur’ani, serta memiliki wawasan global. Para siswa diajak untuk mengalami proses pembelajaran langsung (experiential learning) yang menyentuh aspek ruhiyah, akhlak, kepemimpinan, dan peradaban Islam.
Salah satu agenda utama kegiatan ini adalah murojaah dan tasmi’ Al-Qur’an yang dilaksanakan di Masjid Nabawi, Madinah. Dilaksanakan dengan penuh kekhidmatan, para siswa memperdengarkan hafalan Al-Qur’an mereka, di salah satu masjid paling mulia dalam sejarah Islam. Serta dihadapan penguji yang merupakan Pengajar Halaqoh di Masjid Nabawi, beliau adalah Sheikh ah Nuroh As Syaa’ir.
Rangkaian perjalanan dilanjutkan ke Makkah dengan pelaksanaan ibadah umrah di Masjidil Haram. Di hadapan Ka’bah, para siswa melantunkan doa dan munajat, memperkuat niat untuk menjadi pribadi yang berakhlak mulia, berjiwa pemimpin, dan senantiasa menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Momentum ini menjadi sarana penyucian jiwa sekaligus refleksi diri dalam membangun kepemimpinan yang bertanggung jawab dan berorientasi pada kemaslahatan umat.
Selain itu, untuk menunjang wawasan intelektual dan global siswa, sekolah mengajak mereka kunjungan ke universitas terbaik di kedua kota tersebut. Para siswa berkesempatan mengunjungi Universitas Islam Madinah dan Universitas Ummul Qura Makkah, untuk mengenal lebih dekat tradisi keilmuan Islam, sistem pendidikan tinggi, serta peluang studi lanjutan di Timur Tengah.
Rombongan juga melakukan kunjungan ke Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah sebagai bagian dari edukasi kebangsaan dan diplomasi. Untuk memberikan pemahaman kepada siswa tentang peran negara dalam melayani dan melindungi warga negara Indonesia di luar negeri, sekaligus menumbuhkan rasa cinta tanah air dalam konteks global.
Rangkaian agenda dilengkapi dengan ziarah ke tempat-tempat bersejarah di sekitar Masjid Nabawi dan Masjidil Haram, sebagai sarana pembelajaran sejarah dan peradaban Islam. Melalui ziarah ini, para siswa diajak untuk meneladani perjuangan Rasulullah SAW dan para sahabat dalam membangun peradaban berbasis iman, ilmu, dan akhlak.
Program ini diharapkan mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga memiliki karakter Qur’ani, nilai iman dan akidah, serta kesiapan menjadi pemimpin yang berintegritas di tengah tantangan zaman.