Membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan generasi muda menjadi salah satu fondasi penting dalam pendidikan karakter. Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, penanaman kecintaan terhadap Al-Qur’an tidak cukup hanya melalui pembelajaran di kelas, tetapi perlu dihadirkan dengan cara yang hangat, dan dekat dengan keseharian murid. Al-Qur’an bukan sekadar bacaan, melainkan pedoman hidup yang membentuk akhlak, menuntun sikap, serta menjadi cahaya dalam setiap langkah kehidupan.
Berangkat dari hal tersebut, SMP Al Hikmah Surabaya menghadirkan program Darling (Tadarus Keliling) sebagai ikhtiar menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an secara lebih mendalam. Kegiatan ini dirancang untuk membiasakan murid berinteraksi dengan Al-Qur’an, menumbuhkan rasa cinta, serta membangun kesadaran bahwa ibadah dan kebaikan harus terus tumbuh, baik di sekolah maupun di rumah. Serta menumbuhkan kebersamaan antar murid dan kedekatan dengan keluarga.
Kali ini, kegiatan Darling dilaksanakan di rumah salah satu murid kelas IX A, Zhafran Naufal. Kedatangan rombongan teman-teman sekelas bersama wali kelas IX A ustadz Mochmad Ilyas, serta guru pendamping ustadz Moh. Zainal guru Al Quran dan ustadz Kharis Swara guru BK, disambut hangat oleh keluarga besar Zhafran, Bapak Moch. Arif Wijaya dan Ibu Devi Sari Utaminingtyas. Momen kekeluargaan terasa begitu hangat dan ramah, berpadu dengan nuansa religius yang menyelimuti seluruh rangkaian acara.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari wali kelas IX A dilanjutkan dengan membacakan ayat suci Al Quran secara bersama-sama, kemudian diakhiri dengan motivasi dari orang tua ananda Zhafran serta doa bersama.Melalui tadarus ini, para murid diajak untuk semakin mencintai Al-Qur’an sekaligus membiasakan ibadah dalam kehidupan sehari-hari. Darling menjadi momen berkesan, karena pembiasaan baik yang selama ini tumbuh di sekolah turut dihadirkan didalam rumah.
“Alhamdulillah sangat berkesan dengan acara Darling, karena visi misi Al Hikmah tidak hanya ada di sekolah tapi juga sampai di rumah. Kegiatan ini bisa menjadi semangat bagi orang tua untuk bisa lebih membersamai anak-anak dalam mencintai Al-Qur’an,” ungkap Ibu Devi Sari Utaminingtyas.
Ustadz Mochmad Ilyas, juga menyampaikan apresiasi kepada pihak keluarga atas fasilitas dan sambutan yang luar biasa. Menurutnya, kegiatan ini menjadi jembatan sinergi antara sekolah dan orang tua dalam membentuk karakter murid.
Kegiatan Darling mampu menanamkan nilai-nilai religius, membangun kebersamaan, serta semakin mendekatkan sekolah dengan lingkungan keluarga murid. Dengan demikian, para murid diharapkan terus termotivasi menjaga kedekatan dengan Al-Qur’an dan mengamalkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.