(14 Aug 2026 | 14:09)

Memaknai Hari Pramuka ke-65: Berbudi, Berprestasi, dan Siap Mengabdi

Oleh: A. Zakky Nasyiruddin, S.H (Guru PAI dan Pembina Pramuka SMP Al Hikmah IIBS Batu)

Setiap tanggal 14 Agustus, bangsa Indonesia memperingati Hari Pramuka sebagai momentum untuk mengenang sekaligus menguatkan kembali peran Gerakan Pramuka dalam membentuk generasi muda. Pada tahun 2026, Gerakan Pramuka Indonesia memasuki usia ke-65. Enam puluh lima tahun bukan sekedar angka, tetapi perjalanan panjang dalam mendampingi generasi muda Indonesia agar tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, mandiri, bertanggung jawab, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.

Pramuka memiliki posisi yang penting dalam pendidikan karakter pemuda. Di tengah perkembangan zaman yang semakin cepat, pendidikan tidak cukup hanya menghasilkan generasi yang unggul secara akademik. Pemuda juga membutuhkan karakter yang kuat, kemampuan bekerja sama, kedisiplinan, keberanian mengambil keputusan, serta kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pendidikan kepramukaan.

Melalui berbagai kegiatan seperti perkemahan, penjelajahan, latihan kepemimpinan, kegiatan sosial, keterampilan, hingga kerja sama dalam regu, anggota Pramuka belajar secara langsung dari pengalaman. Mereka belajar bahwa keberhasilan tidak selalu diraih seorang diri. Ada proses, tanggung jawab, kerja keras, kegagalan, dan kebersamaan yang harus dilalui. Inilah salah satu kekuatan Pramuka: mendidik karakter melalui pengalaman nyata.

Semangat tersebut juga menjadi bagian dari kehidupan pendidikan di SMP Al Hikmah International Islamic Boarding School Batu. Pramuka menjadi salah satu roda kegiatan yang ikut menggerakkan pembinaan siswa di lingkungan sekolah. Dalam kehidupan boarding school yang menuntut kedisiplinan, kemandirian, dan kebersamaan, kegiatan Pramuka menjadi ruang bagi siswa untuk mengembangkan potensi diri sekaligus belajar menjadi pribadi yang mampu mengambil peran.

Melalui kegiatan Pramuka, siswa diberikan ruang untuk mengembangkan potensi yang mungkin belum terlihat dalam pembelajaran formal. Mereka belajar memimpin dan dipimpin, belajar menyampaikan pendapat sekaligus mendengarkan orang lain, belajar mengatur kegiatan, belajar bertanggung jawab terhadap amanah yang diberikan, serta membiasakan siswa menghadapi tantangan dengan sikap positif. Kebersamaan dalam satu regu juga mengajarkan bahwa setiap individu memiliki peran penting dalam mencapai tujuan bersama.

Nilai-nilai tersebut secara tidak langsung juga sejalan dengan tagline Al Hikmah, “Berbudi dan Berprestasi.” Pramuka mengajarkan anggotanya untuk memiliki budi pekerti yang baik sekaligus berusaha memberikan kemampuan terbaik dalam setiap hal yang dilakukan. Semangat untuk menjadi yang terbaik bukan berarti harus mengalahkan orang lain, tetapi berusaha memberikan versi terbaik dari diri sendiri dengan tetap menjunjung tinggi akhlak dan nilai-nilai kebaikan.

Semangat tersebut selaras dengan Dasa Dharma Pramuka, yang mengajarkan ketakwaan, cinta alam dan sesama, patriotisme, kedisiplinan, tanggung jawab, kesederhanaan, keberanian, dan kesetiaan. Dengan mengamalkannya, prestasi tidak hanya diukur dari piala dan penghargaan, tetapi juga dari karakter, sikap, dan kontribusi nyata yang diberikan kepada lingkungan.

Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 akhirnya bukan hanya tentang mengenang perjalanan Gerakan Pramuka selama 65 tahun. Lebih dari itu, momentum ini menjadi pengingat bahwa generasi muda harus terus dipersiapkan untuk menghadapi masa depan dengan ilmu, keterampilan, akhlak, dan keberanian.