Membentuk generasi yang mampu mengajarkan Al Qur’an dengan baik tidak cukup hanya melalui teori, tetapi juga pengalaman nyata di lapangan. Berangkat dari tujuan tersebut, SMA Al Hikmah Surabaya menyelenggarakan Sertifikasi Pengajar Al Qur’an bagi 120 siswa kelas XI pada 20–24 April 2026.
Program ini merupakan bagian dari pembinaan kompetensi siswa, khususnya dalam kemampuan membaca dan mengajarkan Al Qur’an dengan baik dan benar. Melalui metode Ummi, para siswa mendapatkan kesempatan untuk mempraktikkan secara langsung keterampilan mengajar di kelas-kelas SD dan SMP Al Hikmah Surabaya serta SDIT Ghilmani Surabaya.
Selama kegiatan berlangsung, siswa tidak hanya dituntut untuk menguasai teknik penyampaian materi, tetapi juga dilatih untuk memiliki kesabaran, keteladanan, serta kemampuan berinteraksi dengan peserta didik yang lebih muda. Pengalaman ini menjadi sarana pembelajaran nyata tentang bagaimana menyampaikan ilmu Al Qur’an dengan penuh cinta dan tanggung jawab.
Guru pembimbing menyampaikan bahwa sertifikasi ini bertujuan untuk menyiapkan generasi muda yang siap menjadi pengajar Al Qur’an yang kompeten sekaligus berakhlak mulia. Selain aspek keilmuan, penanaman nilai adab, keikhlasan, dan tanggung jawab menjadi fokus utama dalam kegiatan ini.
Melalui praktik langsung di lapangan, para siswa menyadari bahwa menjadi pengajar Al Qur’an bukan sekadar mentransfer ilmu, tetapi juga merupakan amanah besar yang membutuhkan kesungguhan hati. Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat dakwah sejak dini serta menjadi bagian dari amal jariyah yang terus mengalir di masa mendatang.