Penguatan kompetensi guru dalam mengembangkan pembelajaran berbasis STEM terus menjadi perhatian YLPI Al Hikmah Surabaya. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui partisipasi dalam pelatihan regional “Regional Empowerment of Southeast Asian Educators through Unplugged Computational Thinking: A Multi-Centre Implementation Initiative: A Case of Indonesia” yang berlangsung pada 27–29 Oktober 2026 di Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) DKI Jakarta.
Pelatihan ini diselenggarakan oleh SEAMEO SEAMOLEC bekerja sama dengan SEAMEO QITEP in Mathematics dan BGTK DKI Jakarta. Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat kemampuan pendidik dalam mengintegrasikan unplugged computational thinking atau berpikir komputasional tanpa perangkat digital ke dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran.
Melalui pelatihan ini, peserta mempelajari pemanfaatan buku panduan yang dikembangkan bersama oleh empat pusat regional SEAMEO, yakni SEAMOLEC, SEAMEO STEM-ED, SEAMEO RECSAM, dan SEAMEO QITEP in Mathematics. Panduan tersebut menjadi acuan dalam merancang kegiatan pembelajaran yang mendorong kemampuan berpikir logis, pemecahan masalah, dan penalaran peserta didik.
Pendekatan unplugged computational thinking memungkinkan pengembangan keterampilan berpikir komputasional melalui aktivitas yang tidak bergantung pada perangkat digital. Dengan demikian, konsep berpikir komputasional dapat diintegrasikan ke dalam berbagai mata pelajaran melalui kegiatan pembelajaran yang kontekstual dan bermakna.
Keterlibatan Al Hikmah dalam pelatihan ini diharapkan tidak berhenti pada peningkatan kompetensi individu peserta. Hasil pembelajaran juga diharapkan dapat diterapkan di kelas serta dibagikan kepada guru-guru lain di lingkungan YLPI Al Hikmah.
Melalui partisipasi dalam forum pengembangan kompetensi regional ini, Al Hikmah terus membuka ruang belajar dan kolaborasi untuk memperkuat kualitas pembelajaran. Langkah ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan mutu pendidik sekaligus mempersiapkan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan pendidikan global.