Sholat adalah tiang agama, akan tetapi masih banyak di antara umat muslim yang belum menyadari bahwa sah atau tidaknya ibadah sholat itu sangat bergantung pada kesempurnaan wudhu. Berangkat dari kepedulian tersebut, Komite Sekolah Al Hikmah menghadirkan kajian khusus bersama Ustadz Agung Cahyadi, Lc., MA dengan tema “Agar Ibadah Kita Tidak Sia-Sia – Standar Diterimanya Ibadah” pada Senin (29/9/2025) di Ruang Raudhah/GHT SMP Al Hikmah.
Dalam penyampaiannya, Ustadz Agung menegaskan pentingnya memahami fiqih wudhu dan sholat dengan benar agar ibadah yang dilakukan tidak menjadi sia-sia. “Kesesuaian ibadah itu dalam fiqih itu ada 5 hukum, yakni ada rukun, syarat, wajib, sunah dan yang membatalkan”, ungkap beliau.
Ustadz Agung juga menyampaikan secara rinci tata cara berwudhu yang benar sesuai sunnah. Beliau mengingatkan pentingnya menjaga wudhu sejak awal. Meskipun kita sedang berpergian dan dalam kondisi tertentu, menjaga wudhu dan tata cara berwudhu bisa disesuai asal memenuhi syariat yang sudah ditentukan. “Wudhu adalah pintu masuk sholat. Jika wudhu kita tidak sah, maka sholat kita pun terancam tidak sah,” tegas beliau.
Antusiasme peserta semakin terasa ketika sesi tanya jawab dibuka. Para ibu wali murid aktif berdiskusi dan bertanya seputar cara wudhu ketika sedang perjalanan naik pesawat dan kereta, serta hukum ibadah sholat ketika sedang menstruasi pada perempuan. Kajian ini tidak hanya memberikan pemahaman fiqih yang mendalam, tetapi juga menguatkan semangat spiritual dalam meneladani ibadah Rasulullah SAW.
Kegiatan kajian komite ini diharapkan mampu menjadi sarana peningkatan ilmu dan motivasi bagi para wali murid untuk lebih memperhatikan kualitas ibadah, sehingga sholat benar-benar menjadi penghubung hati dengan Allah SWT serta mencerminkan jiwa yang bersih dan taat.